Hei kamu....
Si pecinta kopi yang entah bagaimana sekarang kabarnya?
Bukan tidak ingin bertanya, tapi seperti secangkir kopi panas kamu pun mulai mendingin jika didiamkan terlalu lama
Banyak pertanyaan tentang sebuah rasa tetapi enggan untuk aku tanyakan
Dulu, bagiku kamu ibarat secangkir kopi itu sendiri
Bisa kulihat, kucium aromanya tapi enggan untuk kuminum
Begitu pahit dengan aroma memabukan, tapi sekaligus menenangkan
Aku selalu bertanya, tentang perasaan yang aku bagi untukmu hampir empat tahun silam
Perasaan macam apa itu? bahkaan aku langsung mengaku kalah waktu melihat matamu.
Sekarang sudah tidak semendebarkan dulu, tapi masih enggan untuk membagi dirimu dengan orang lain
walau kita jauh, walau aku tidak tau kabarmu, rupamu saat ini, tapi memoryku masih menyimpanmu dengan baik
Rapih, ditempat seharusnya
Mengenalmu adalah sesuatu yang menyenangkan, walau memiliki adalah hal yang mustahil
Bagiku, kamu adalah satu-satunya orang yang bisa membuatku membagi hati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar